Dikepung "Stockpile" Batu Bara, Warga Tagih Janji Wapres Gibran Selamatkan Candi Muaro Jambi
Waktu:2026-07-30 07:50:07 Sumber:OtomotifDibaca (143)

Kunjungan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka dituntut warga agar menyelesaikan konflik kawasan cagar budaya nasional (KCBN).
Lebih dari satu dekade, KCBN gagal menyandang status warisan dunia dari Unesco, lantaran ada kompleks candi yang dikepung stockpile batubara dan kawasan industri belasan tahun.
Seorang warga bernama Adji Permana membawa selembar kertas meminta Wapres untuk menyelesaikan konflik yang mengancam kelestarian candi.
"Harusnya tidak boleh di sana, akan kita tindak lanjuti," kata Wapres Gibran di video yang tersebar, Kamis (16/7/2026).
Sementara itu, Mukhtar Hadi dari komunitas Rumah Menapo menyebut konflik candi yang dikepung stockpile batu bara bukan barang baru.
Hampir empat tahun lalu, tepatnya April 2022, lelaki yang akrab disapa Borju ini menyampaikan langsung ke Presiden Joko Widodo, meminta solusi terkait penyelesaian konflik stockpile batu bara yang mengancam kelestarian candi.
"Kita berharap Gibran tidak mengulangi kegagalan bapaknya," kata Borju.
Persoalan ini bahkan sudah didengar Luhut Binsar Pandjaitan, yang berjanji ingin membereskan masalah candi. Tetapi masalah masih berlanjut hingga sekarang.
Dengan demikian, Borju mendorong Wapres tidak asal berjanji, lantaran ayahnya sudah memiliki utang janji yang harus dibayar kepada masyarakat Jambi.
"Jangan sampai buah jatuh sepohon-pohonnya," kata lelaki yang aktif menolak stocpile batu baru di kawasan candi selama belasan tahun.
Agenda kunjungan Wapres Gibran ke Jambi untuk melihat fasilitas dan pelayanan kepada masyarakat di RSUD Raden Mattaher.
Usai kunjungan ini, Gibran makan siang di rumah makan di Kota Jambi, kemudian melanjutkan perjalanan meninggalkan Jambi.
Sebelumnya: Purbaya Akui Sempat Tarik Dana SAL dari Himbara atas Permintaan BI
Selanjutnya: Keunggulan Teknis Mesin Hybrid di XForce HEV
Mungkin Anda suka
- Iwakum Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan
- Daun Kelor Dilarang Dikonsumsi di Australia tapi Populer di Indonesia, Mengapa Bisa Demikian?
- Mal-mal Surabaya Dipagari Besi Tinggi, Pengelola: Murni Penataan
- Jadwal Final SEA V Cup 2026: Indonesia Ditantang Finalis Baru Kamboja
- Menkop Resmi Buka Pelatihan Manajer KDKMP
- Harga Buyback Emas Antam, Galeri 24, dan UBS 18 Juli 2026 Turun
- Prabowo Diminta Teken Perpres Rencana Aksi Nasional HAM, Istana Akan Cek dan Jadi Catatan
- Inter Milan Siapkan Tawaran Perdana untuk Djed Spence
- Dugaan Penipuan Pengadaan 13 Ton Melon dan 2.950 Nanas Program MBG, Polisi: Pemilik Dapur Juga Korban