Gempa M 4,7 Guncang Pasaman Barat, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Mentawai
Waktu:2026-07-30 06:55:23 Sumber:OtomotifDibaca (143)

Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,7 mengguncang wilayah Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), pada Sabtu (18/7/2026) pagi pukul 07.50 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi memicu tsunami.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang, Suaidi Ahadi,menjelaskan bahwa pusat gempa atau episenter terletak di laut pada koordinat 0,32° LS dan 99,0° BT.
"Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 71 kilometer arah Barat Daya Air Bangis, Pasaman Barat, pada kedalaman 26 kilometer," kata Suaidi pada Kompas.com, Sabtu (18/7/2026).
Suaidi menambahkan, berdasarkan lokasi dan kedalaman pusat gempa yang dianalisis, guncangan ini dikategorikan sebagai gempa bumi dangkal.
Guncangan ini dipicu oleh aktivitas seismik aktif di perairan tersebut.
"Dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman pusat gempabumi, gempabumi yang terjadi merupakan gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Mentawai," jelasnya.
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap) BMKG, dampak gempa dirasakan cukup nyata di wilayah Sungai Beremas dengan skala intensitas II-III MMI.
Pada skala tersebut, getaran dirasakan oleh banyak orang dan terasa nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk besar yang sedang berlalu, hingga menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Kendati guncangan dirasakan cukup jelas oleh warga sekitar, hingga saat ini BMKG belum menerima adanya laporan mengenai kerusakan infrastruktur maupun korban dampak dari kejadian tersebut.
"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut," tutur Suaidi.
Lebih lanjut, BMKG mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil monitoring hingga pukul 09.00 WIB, belum ada tanda-tanda kemunculan gempa bumi susulan.
"Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock)," tambahnya.
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Sebelumnya: Piala Dunia 2026: Gedung Putih Bela Argentina Soal Spanduk Las Malvinas
Selanjutnya: Kenneth DPRD DKI Bantu Anak Disabilitas Saat Tinjau Proyek Saluran Air di Jakbar
Mungkin Anda suka
- Jenguk Santri Terbakar, Wagub NTB Pastikan Perawatan Dilanjutkan
- Bekas Lahan Sampah di Sukmajaya Depok Kebakaran, 2 Orang Berhasil Dievakuasi
- 2 Tahun Diteror Tetangga, Satu Keluarga di Depok Awalnya Cuma Tegur soal Musik Keras
- 7 Ide Meal Prep di Bawah Rp 200.000 untuk Seminggu, Cocok untuk Pemula
- Saksikan Ibunya Rekonstruksi Bunuh Ayahnya di Banyumas, Anak Korban Pingsan dan Histeris
- Bahlil Ajak Kader MKGR Beri Masukan ke Pemerintah, Singgung Masalah MBG
- Keluarga Nilai Vonis Pembunuh Kacab Bank BUMN Belum Adil, Berharap Jaksa Banding
- Pindah ke Persija, Denis Kolinger Ungkap Peran Marko Simic
- Stadion Si Jalak Harupat Jadi Venue Piala Presiden 2026, Polisi Siapkan Pengamanan Ketat