Peredaran Pod Getar dan Happy Water di Bogor Sasar Perumahan Elite
Waktu:2026-07-30 07:48:02 Sumber:BeritaDibaca (143)

Satnarkoba Polres Bogor mengungkap peredaran narkoba berbentuk cair untuk rokok elektrik atau dikenal pod getar di Gunung Putri dan Citereup, Kabupaten Bogor. Narkoba jenis baru ini dibanderol mulai dari Rp 6 juta dan beredar di kawasan elite.
"Nah ini ternyata barang ini sudah masuk di wilayah Kabupaten Bogor dan kita temukan di wilayah yang tingkat ekonominya cukup tinggi," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto dalam konferensi pers, Senin .
"Kasus ini ditemukan di wilayah Gunung Putri dan Citereup, dimana kita ketahui terdapat perumahan-perumahan yang cukup elit di sekitaran wilayah tersebut," sambungnya.
Dalam kasus ini, diamankan pengedar inisial EJ dengan barang bukti 65 cartridge atau cairan untuk rokok elektrik dan 70 bungkus happy water. EJ mengaku sudah beraksi selama dua bulan di Bogor.
"Pelaku ini sudah mengedarkan selama dua bulan di wilayah Kabupaten Bogor. Nah ini cukup menarik karena seperti kita ketahui, etomidate ini cukup mahal. Di mana kemasannya berbentuk cartridge yang digunakan untuk vape," kata Wikha.
Wikha menyebut, pelaku EJ menjual satu buah cartridge berisi etomidate dengan harga Rp 4-6 juta.
"Dipasarkan harganya cukup fantastis, di mana 1 cartridge ini harganya berkisar Rp 4-6 juta. Ini yang kita temukan harganya Rp 6 juta. Jadi bisa bayangkan ini dipakai untuk rokok elektrik yang mungkin hanya dipakai 40 kali hisap lah untuk 1 cartridge ini dan harganya Rp 4-6 juta," imbuhnya.
Lihat Video 'Ledakan Terjadi di Perumahan Elite Medan, Rumah Hancur':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: KLM Tanjung Bara Tenggelam di Maluku, 8 ABK Diselamatkan Kapal Yacht Asal Selandia Baru
Selanjutnya: Kronologi Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Hotel Jaksel, Diawali Curiga Istri
Mungkin Anda suka
- Revitalisasi Keraton Solo Sasar Museum: Penataan Ruang Pamer Dibuat Berstandar Internasional
- Dapur MBG di Blora Pakai Minyak Goreng MinyaKita, Korwil SPPG: Enggak Boleh
- Masyarakat Tidak Mampu Bisa Dapat Layanan Hukum dengan Tarif Rp 0
- IHSG Menguat ke 6.108, Investor Asing Catat Net Buy Rp 283 Miliar
- Studi: Mayoritas Karhutla Besar di Asia Tenggara Berasal dari Banyak Titik Api
- "Hidungku Patah gara-gara Ikam!", Tegangnya Drama Penjemputan 3 Tahanan Kasus Katingan yang Tiba dari Jakarta
- Catatan Positif Penjualan Daihatsu di Juni 2026
- Motif Peneror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Terungkap, Tersinggung soal Seragam Sekolah
- Pasar Kendaraan Listrik Diklaim Tumbuh, BYD Tambah Jaringan Diler di Jawa Barat