Arus Lalu Lintas Macet Akibat Banjir di Pekanbaru, Polisi Bantu Warga Dorong Motor Mogok
Waktu:2026-07-30 05:54:20 Sumber:KesehatanDibaca (143)

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Riau, macet parah akibat banjir setelah hujan deras mengguyur, Senin (20/7/2026) petang.
Pengendara motor maupun mobil, nekat menerobos banjir. Pengendara harus mengantre lewat.
Puluhan anggota polisi lalu lintas, siaga di lokasi dan mengurai kemacetan panjang. Kendaraan sangat padat karena jam pulang kerja.
Petugas juga mengarahkan pengendara, agar tidak melewati genangan air yang dalam.
Beberapa pengendara yang nekat menerobos banjir, membuat sepeda motornya mogok. Polisi tampak langsung bergegas mendorong sepeda motor warga.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau, Kombes Jeki Rahmat Mustika mengatakan, hujan deras mulai turun sejak pukul 14.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.
Selama tiga jam hujan, membuat Jalan Jenderal Sudirman di depan Rumah Sakit Awal Bros, banjir.
"Genangan air menyebabkan kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman serta perlambatan arus kendaraan di Jalan Diponegoro," kata Jeki saat diwawancarai wartawan di lokasi banjir.
Jeki menerjunkan 50 personel untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas, membantu pengguna jalan, serta memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan aman di tengah cuaca ekstrem. Ia pun ikut turun tangan membantu warga.
Personel gabungan Ditlantas Polda Riau dan Satlantas Polresta Pekanbaru, berjibaku di tengah banjir.
Mereka bahu-membahu membantu mendorong kendaraan roda dua yang mogok, serta mengarahkan pengendara menuju jalur yang lebih aman dari genangan air.
"Alhamdulillah, situasi tersebut tidak berlangsung lama dan dapat segera kami atasi bersama seluruh personel yang bertugas di lapangan. Saat ini arus lalu lintas sudah mulai lancar," kata Jeki.
Namun demikian, anggotanya tetap bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi apabila terjadi hujan susulan maupun genangan air yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Salah seorang warga Kecamatan Pasir Putih, Kabupaten Kampar, Diana Tika, mengaku sepeda motornya mogok karena menerobos banjir.
"Saya mau pulang ke Pasir Putih, pas lewat di sini rupanya banjir. Karena mau cepat, saya terobos banjir. Rupanya cukup dalam airnya dan motor saya mati," ujar Diana saat diwawancarai wartawan di lokasi.
Ia sempat kesulitan mendorong sepeda motor melewati genangan air. Tak lama kemudian, datang sejumlah anggota polisi menolongnya.
"Alhamdulillah, tadi dibantu sama anggota polisi dorong motor. Kalau saya sendiri susah tadi, berat jalan di air dan arusnya deras. Bersyukur sekali ada petugas yang sigap menolong," kata Diana.
Petugas juga membantu menghidupkan sepeda motor wanita tersebut hingga akhirnya bisa hidup kembali.
Sebelumnya: Skandal Ujian Promosi PNS, Hampir 6.000 Pegawai Terancam Dihukum
Selanjutnya: Cari Bukti Tambahan Kasus Bupati Etik, KPK Geledah Rumah 3 Tersangka hingga Kepala PU Sukoharjo Hari Ini
Mungkin Anda suka
- Merapi Belum Aman Didaki, BPPTKG Ungkap Risiko Erupsi Eksplosif
- Daftar Lokasi Kantong Parkir Konser Akbar Monas 2026
- Klinik Morula IVF 28 Tahun, Saat Teknologi Reproduksi Buka Jalan Menjadi Orangtua
- Sukses Digelar, Grid.ID Awards 2026 Berikan Apresiasi kepada Figur Publik Inspiratif Indonesia
- Wall Street Melemah, Konflik AS-Iran dan Lonjakan Harga Minyak Tekan Pasar
- 3 Rekor Lionel Messi yang Pecah di Piala Dunia 2026
- Rabiot Murka usai Perancis Dilumat Inggris, Murka dengan Perilaku Rekan Setim
- 5 Tips Meal Prep untuk Pemula, Lengkap dengan Ide Menu Rp 200.000 Seminggu
- Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya