BI: Likuiditas Perbankan Masih Memadai, Suku Bunga Antarbank Mulai Turun
Waktu:2026-07-30 06:58:32 Sumber:OtomotifDibaca (143)

Kebijakan tersebut juga menopang pertumbuhan uang primer (M0) yang tetap tumbuh dua digit, yakni sebesar 12,8 persen secara tahunan (year on year/ yoy) pada akhir Juni 2026.
Selain melakukan ekspansi likuiditas, BI terus menjalin komunikasi intensif dengan industri perbankan untuk mengatasi hambatan distribusi likuiditas antarbank dengan tetap memperhatikan pengelolaan risiko.
KOMPAS.com/ AGUSTINUS RANGGA RESPATI Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti.
Di saat yang sama, BI bersama asosiasi pasar, perbankan, dan otoritas terkait juga terus mengembangkan pasar uang agar semakin dalam, likuid, dan efisien.
"Surveilans dan pengawasan terus diperkuat dalam penegakan ketentuan dan memastikan perilaku pasar selalu dalam koridor yang wajar," ucapnya.
Ke depan, BI akan terus memantau dan memastikan kecukupan likuiditas untuk mendukung efektivitas transmisi kebijakan moneter, memperkuat stabilitas sistem keuangan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Strategi tersebut juga akan terus diperkuat agar distribusi likuiditas antarbank tetap terjaga sehingga mendukung proses pembentukan suku bunga yang lebih efisien dan meningkatkan efektivitas kebijakan moneter.
Sebelumnya: Bendungan Jlantah Rp 1 Triliun Bereskan Krisis Air, Layanan 100 Persen
Selanjutnya: Kronologi Kecelakaan Maut Sibolangit, Diduga Akibat Rem Blong
Mungkin Anda suka
- Jadwal KRL Jogja-Solo pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Tugu ke Palur
- Prabowo: Saya Diserang soal MBG, tapi Ribuan Triliun Menguap Tak Ada Protes
- Peredaran Pod Getar dan Happy Water di Bogor Sasar Perumahan Elite
- Wamensos Bawa Pesan Prabowo ke Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat di Semarang
- Polda Sumut Bantu Distribusi BBM, Ada 8 Personel yang Ditugaskan Jadi Sopir Tangki
- Gubernur NTT Pastikan Kupang Siap Jadi Tuan Rumah PeSONas II 2026
- Iwakum Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan
- Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Ajukan Praperadilan Lagi, Protes Penggeledahan
- Pembangunan Tahap II IKN Dikebut, 16 Paket Siap Lelang