Bakal Periksa Bobby Rizaldi, KPK Pastikan Kerja Sama dengan BPK Tak Terganggu
Waktu:2026-07-30 07:49:05 Sumber:TeknologiDibaca (143)

Budi juga mengatakan, selain BPK, KPK menjalin kerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menghitung kerugian keuangan negara terkait kasus korupsi.
“Tentunya selain BPK beberapa perkara lain juga dibantu penghitungan kerugian keuangan negaranya seperti BPKP itu ada juga gitu. Artinya tidak ada kendala soal itu,” ujarnya.
Budi mengatakan, tim penyidik menjadwalkan pemeriksaan Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi pada pekan ini.
KPK periksa Bobby Rizaldi
Bobby Rizaldi akan diperiksa sebagai saksi usai KPK menggeledah rumahnya terkait kasus dugaan suap temuan audit BPK yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif Edison.
“Memang dijadwalkan di pekan ini oleh penyidik. Nanti jadwalnya kami akan terus update perkembangan dari penyidikan perkara ini,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Budi mengatakan, KPK yakin Bobby akan bersikap kooperatif dengan memenuhi pemeriksaan yang sudah dijadwalkan sehingga membantu memberikan keterangan tambahan terkait perkara tersebut.
“Karena tentunya setiap keterangan dari saksi adalah membantu proses penyidikan, sehingga keterangan-keterangan ini dapat mengungkap seterang-terangnya dari perkara yang sedang ditangani,” ujar dia.
Sebelumnya, KPK telah menggeledah rumah Bobby pada Selasa (14/7/2026) kemarin dalam rangka penyidikan kasus Edison.
Penyidik menyita beberapa barang bukti elektronik dalam penggeledahan tersebut.
“Barang bukti elektronik ini selanjutnya akan diekstrak untuk kebutuhan pendalaman informasi yang dibutuhkan penyidik,” ujar Budi.
Sebelumnya: Polrestabes Medan Bongkar Modus Sindikat Pemerasan Berkedok Seksual yang Picu Tewasnya ASN
Selanjutnya: Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung Keluar
Mungkin Anda suka
- Menkop: Kopdes Merah Putih Bisa Kelola Tambang di Desa
- Daftar Harga Sewa Perlengkapan Pendakian di Gunung Lemah Wonosobo
- Pemerintah Hapus Tarif Naturalisasi WNA Khusus untuk Kepentingan Negara
- Kirana Larasati Hapus 8 Tato, Ungkap Biaya Mahal 50 Kali Lipat
- Kisah 3 Napiter Eks JI di Semarang yang Kini Berikrar Setia kepada NKRI
- Ekspor Salak Bali ke Vietnam Masih Terkendala Legalitas, Barantin Janji Bentuk Tim
- Ketegangan Memuncak, Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan AS di Saudi
- Cara Daftar Sekolah Kedinasan, Sinyal Dibuka Juli 2026
- Tak Ingin Pengendara Celaka, Pemulung di Padang Tambal Jalan Rusak dengan 60 Karung Puing Bangunan