PKB: PBNU 5 Tahun Terakhir Lebih Banyak Cerita Konfliknya
Waktu:2026-07-30 07:50:19 Sumber:WisataDibaca (143)

Cak Udin pun sepenndapat dengan pandangan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) soal penyegaran dalam tubuh kepengurusan PBNU ke depannya.
"Saya sih menganggap bahwa NU perlu di-refreshing. Kenapa? Karena tanpa ada refreshing ini akan menjadikan peran, fungsi, marwah, martabat NU ke depan dalam kehidupan keagamaan, kemasyarakatan, dan kebangsaan akan semakin terpuruk," ucapnya.
Dia lalu menyarankan warga Nahdlatul Ulama (Nahdliyin) untuk memilih Ketum baru yang berbeda dari sebelumnya.
Menurut dia, Nahdliyin perlu memilih ketum yang dapat meneduhkan dan mengayomi, bukan mengumbar konflik.
"Jadi, siapakah itu? Ya, yang bukan yang sekarang. Silakan dipilih mau siapapun, yang penting bukan sekarang," tutur dia.
Sebelumnya diberitakan, Cak Imin menyampaikan pandangan pemimpin PBNU belum membuat perubahan sehingga butuh penyegaran pada pucuk pimpinan PBNU.
"Ya pemimpin yang baru. Saat ini butuh pemimpin baru yang fresh," ujar Cak Imin, saat ditemui di Kemang, Jakarta, Minggu (12/7/2026).
"Karena yang lama sudah lima tahun enggak ada perubahan," kata dia lagi.
Merespons itu, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menilai Cak Imin tidak memahami bagaimana kerja kepengurusan karena belum pernah menduduki jabatan strategis di PBNU.
"Kalau Pak Imin mengatakan begitu saya kira ya karena beliau memang ya mungkin kurang mengerti tentang NU ya? Karena seumur hidup beliau belum pernah jadi pengurus NU di semua tingkatan," kata Gus Yahya.
"Jadi pengurus ranting saja belum pernah. Jadi, beliau tidak tahu perubahannya-perubahannya seperti apa kan beliau tidak tahu," sambung dia.
Gus Yahya mempersilakan Cak Imin berpandangan apapun, tetapi menurut dia hanya warga NU yang dapat menilai kepemimpinannya.
Sebelumnya: 5 Rute KAI Punya Pemandangan Indah, Ada yang dari Stasiun Tertinggi
Selanjutnya: Polres Jaksel Mediasi Kurir Ojol Tak Sengaja Hilangkan Paket Pelanggan
Mungkin Anda suka
- Ganda Monster China Mundur, Ana/Trias Lolos Perempat Final Japan Open
- Saat Rumpon Jadi Penyelamat 5 Korban KM Nurul Salsa Usai 4 Hari Mengapung
- Dominasi Spanyol dan Final Piala Dunia yang Sarat Makna Politik
- Wamendagri Minta DPRD Optimalkan Fungsi Pengawasan Pelaksanaan APBD
- Putusan MK: Pemberian Izin Tambang Ormas Tak Boleh Penunjukan Langsung
- Jadwal KRL Jogja-Solo pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Tugu ke Palur
- Ruang Kelas SDN Tanggirejo Grobogan Ambrol, Siswa Belajar di Mushala dan Bergantian Ruang Kelas
- Gubernur NTT Pastikan Kupang Siap Jadi Tuan Rumah PeSONas II 2026
- Tuntaskan Perkara Ijazah, 15 Teman Kuliah Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo dan Tifa