Motif Penusukan di Jakbar Terungkap, Dipicu Video Pacar yang Diduga Disebar
Waktu:2026-07-30 07:46:44 Sumber:HiburanDibaca (143)

Polisi mengungkap motif di balik kasus penusukan yang dilakukan pria berinisial AE alias MBOT terhadap seorang pria berinisial H di Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Peristiwa itu dipicu kesalahpahaman terkait video pacar korban yang diduga disebarkan oleh pelaku melalui media sosial.
"Perselisihan tersebut kemudian berujung pada aksi kekerasan," ujar Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Ganda Jaya Sibarani kepada Kompas.com, Sabtu (18/7/2026).
Usai melakukan penusukan, pelaku membuang potongan besi yang digunakan di lokasi kejadian sebelum melarikan diri ke rumahnya.
"Berbekal hasil penyelidikan serta keterangan para saksi, tim Unit Reskrim berhasil melacak keberadaan pelaku dan mengamankannya tanpa perlawanan," ujar Ganda.
Peristiwa penusukan itu terjadi pada Rabu (1/7/2026) di Kedoya Selatan, Kebon Jeruk.
Sebelumnya, Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Nur Aqsha mengatakan, pelaku awalnya datang ke rumah korban untuk menemui rekannya.
Namun, karena rekannya tidak berada di lokasi, pelaku kemudian berbincang dengan sejumlah warga di depan rumah.
Sekitar 15 menit kemudian, korban keluar dari rumah dalam keadaan emosi dan langsung menghampiri pelaku.
Tanpa banyak percakapan, korban memukul pelaku hingga keduanya terlibat perkelahian.
Saat bergumul di dekat pot bunga, tangan pelaku memegang sepotong besi yang berada di sekitar lokasi. Besi itu kemudian digunakan pelaku untuk menyerang korban.
"Besi tersebut kemudian digunakan pelaku untuk menusuk korban sebanyak delapan kali hingga korban mengalami luka-luka," kata Nur Aqsha.
Pelaku akhirnya ditangkap polisi pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 01.30 WIB setelah keberadaannya berhasil dilacak berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan para saksi.
Sebelumnya: Ada Hidden Gem Buat Warga Santai-Olahraga di Jaksel, tapi Harus Lewati TPU
Selanjutnya: The Neighbourhood Gelar Konser di Jakarta Besok
Mungkin Anda suka
- Janji Alwi Habis-habisan Berburu Revans Lawan Lanier di Japan Open
- Dugaan Pemerasan Rp 1 Miliar ke Armuji, KORMI Surabaya Mediasi dengan Dispora Jatim
- Sidang Perdana Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq Digelar 23 Juli
- Stadion Si Jalak Harupat Jadi Venue Piala Presiden 2026, Polisi Siapkan Pengamanan Ketat
- Pengacara Tewas Usai Diduga Loncat dari Lantai 46 Apartemen di Jaksel
- Waspada Risiko Skin Barrier Rusak karena Layering Skincare Sembarangan
- Ketua IDI TTU Diperiksa Polda NTT, Ungkap Intimidasi yang Dilaporkan Dokter Icha Sebelum Meninggal
- Ajak Lulusan STIP Jakarta Jadi Guardians of Environtmen, Mendikti Bekali 4 Karakter
- BGN Bayar Pengadaan Motor Listrik Rp 243 M, tapi Belum Jadi Aset, Masih Diselidiki Kejaksaan