Di Lanud Malang, Prabowo Resmikan Panen Raya Serentak 43 Titik Se-Indonesia
Waktu:2026-07-30 06:56:00 Sumber:TeknologiDibaca (143)

Presiden Prabowo Subianto meresmikan panen raya TNI dalam mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Prabowo menegaskan komitmen pemerintah memperkuat kedaulatan pangan melalui kolaborasi seluruh komponen bangsa.
Acara peresmian digelar di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat . Prabowo menegaskan kegiatan panen raya serentak ini menunjukkan ketahanan pangan tidak hanya urusan Kementerian Pertanian.
"Saya ucapkan selamat atas terselenggaranya panen raya TNI terintegrasi yang dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian, tetapi merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa. Saya sangat menghargai semangat persatuan, kolaborasi, dan gotong royong dari seluruh komponen bangsa," kata Prabowo.
Prabowo mengungkit kegiatan panen raya jagung bersama Polri juga telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Dia lantas menyebut TNI dan Polri tidak dapat dipisahkan dari rakyat Indonesia.
"Dua bulan lalu, tepatnya 16 Mei 2026, kita menyaksikan panen raya jagung bersama Polri. Hari ini kita menyaksikan panen raya TNI. Ada tebu, ada kedelai, ada padi. Ini menunjukkan bahwa TNI dan Polri tidak hanya merupakan penjaga pertahanan dan keamanan negara, tapi TNI dan Polri adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia," ujarnya.
Setelah berpidato, Prabowo memimpin peresmian panen raya bersama TNI secara serentak di 43 titik se-Indonesia.
"Bismillahirrahmanirrahim, pada sore hari ini, Jumat, 17 Juli 2026 dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subiato, Presiden Republik Indonesia, menyatakan panen raya serentak bersama TNI secara resmi dimulai," kata Prabowo diikuti bunyi sirine.
Sejumlah pejabat yang mendampingi Prabowo memimpin peresmian, yakni Menko Pangan Zulkifli Hasan, Mentan Andi Amran Sulaiman, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, KSAD TNI Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAU TNI Marsekal Tonny Hardjono, dan KSAL TNI Laksamana Muhamad Ali.
Sebelumnya: Blok Masela dalam Angka: Efek Domino Investasi Rp 300 Triliun bagi Indonesia
Selanjutnya: Taktik Kasar Argentina Rusak Laga Final Piala Dunia, Spanyol Dinilai Layak Menang
Mungkin Anda suka
- Diam-diam Depo Kontainer Menjamur di Permukiman Rorotan, Pemkot Jakut Temukan 31 Lokasi
- Film Aku Sebelum Aku: Sinopsis, Daftar Pemain, dan Jadwal Tayang
- Warga Gaza Pun Sambut Spanyol yang Tekuk Argentina
- Bakal Debut di Byon Combat Showbiz 8, Ini Kata Jeka Saragih
- Alami Disfungsi Saluran Eustachius, IU Batalkan Konser dan Rilis Album
- Rusia Terus Gempur Ukraina, 13 Orang Tewas-50 Luka
- Buka LCC 4 Pilar MPR Papua Barat Daya, Anggota MPR Tekankan soal Persatuan
- Datangi Kantor Pertamina, Pemkot Medan Tagih Janji Atasi Antrean Mengular di SPBU
- Tak Ada Sampah di Jalan! Polri dan DLH Bersih-bersih Usai Riau Bhayangkara Run