Bobby Akan Tingkatkan Pelayanan Puskesmas di Nias: Biar Tak Semua Masyarakat ke RS
Waktu:2026-07-30 06:58:23 Sumber:HiburanDibaca (143)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) akan meningkatkan layanan 20 puskesmas di wilayahnya menjadi puskesmas rawat inap di tahun 2026. Salah satunya Puskesmas Mandrehe di Kabupaten Nias Barat.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengatakan bahwa Puskesmas Mandrehe diprioritaskan karena lokasinya strategis dan melayani masyarakat.
"Secara letak dekat dengan masyarakat karena di sini ada 20 desa dengan 23.000 penduduk, jarak ke rumah sakit 60 Km," ujar Booby dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/7/2026).
Menurut Bobby, di puskesmas tersebut nantinya akan dibangun ruang rawat inap dengan kapasitas 10 tempat tidur. Lalu, fasilitas persalinan, peralatan kesehatan, dan juga tenaga medis akan ditambah.
"Jadi ini kita perbaiki fasilitasnya, salah satunya ini bisa menjadi rawat inap. Tadi hanya ada dua tempat tidur dan fasilitasnya minim sekali, jadi kita akan buat isinya ada 10 bed, bisa melakukan persalinan, dokter juga," ungkapnya.
Bobby mengatakan, penambahan fasilitas kesehatan di sana, juga merupakan upaya Pemprov Sumut menguatkan layanan kesehatan. Apalagi, setelah Presiden Prabowo membangun rumah sakit di Nias Barat.
"Kemarin Bapak Presiden sudah membangun rumah sakit daerah di sini, sangat bagus sekali. Kami dari Pemerintah Provinsi menafsirkan salah satu program presiden di bidang kesehatan, jadi kami dari provinsi coba membenahi Puskesmas-puskesmas biar enggak semua masyarakat ke rumah sakit karena salah satu kendalanya adalah aksesnya," katanya.
Selain peningkatan sarana dan prasarana, Pemprov Sumut juga terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan melalui program beasiswa dokter spesialis.
"Beasiswa dokter spesialis dari Pemerintah Provinsi di USU dan UGM, tahun kemarin ada 16 dan tahun ini ada lima lagi tes khusus dari Kepulauan Nias, jadi dari sisi SDM (Sumber Daya Manusia)-nya coba kita tingkatkan, dari sisi fasilitas coba kita perbaiki," pungkasnya.
Sebelumnya: Prabowo: Kita Ditakut-takuti dengan Rapor Jelek dari Global Rating Agency
Selanjutnya: Satgas Unesa Ungkap 26 Korban Kekerasan Seksual: 22 Mahasiswa, 4 Dosen
Mungkin Anda suka
- Cara Tuchel Lepas Stres di Timnas Inggris, Bersepeda dan Makan Es Krim
- Temuan BPK, Belasan Tahun Tak Ada Retribusi dari Lapak Taman Kyai Langgeng Magelang
- Sekongkol Jahat Anak Angkat dan Pacar di Nganjuk, Habisi Nyawa Ayah karena Dendam dan Utang
- Reaksi PKB ke Gus Yahya yang Sebut Cak Imin Tak Pernah Jadi Pengurus NU
- Menteri Bahlil Sebut Stok BBM di Sumut Ada, Cuma Sopir yang Mogok
- Cegah Calo, Pendaftaran Magang Nasional 2026 Pakai Verifikasi Biometrik
- Kronologi Bentrokan Pemuda di Kebumen dan Kebakaran Gudang J&T
- Wall Street Melemah, Konflik AS-Iran dan Lonjakan Harga Minyak Tekan Pasar
- Pelaku Utama Penyekap dan Penganiaya Wanita di Bekasi Ditangkap!