Kecelakaan Motor vs Truk di Lombok Tengah, Tiga Anak di Bawah Umur Meninggal
Waktu:2026-07-30 07:46:43 Sumber:PendidikanDibaca (143)

Kecelakaan motor vs truk di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengakibatkan tiga anak meninggal dunia pada Sabtu (18/7/2026) malam.
Kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 23.40 WITA di Jalan Raya Dusun Lingkuk Kudung, Desa Mantang, Kecamatan Batukliang.
Berdasarkan informasi awal, sepeda motor Honda Vario yang dikendarai anak dengan berboncengan tiga orang melaju dari arah barat. Pada saat yang sama, sebuah truk ekspedisi berwarna hijau datang dari arah timur hingga terjadi tabrakan.
Tiga Anak di Bawah Umur Meninggal
Kasi Humas Polres Lombok Tengah IPTU Brata Kusnadi membenarkan adanya kecelakaan motor vs truk yang menewaskan tiga orang tersebut.
Ia menjelaskan, tiga korban meninggal dunia masing-masing berinisial D, P, dan D, yang merupakan warga Desa Pajangan, Kecamatan Kopang.
"Korban meninggal dunia tiga orang. Salah satunya meninggal di rumah sakit, sementara lainnya meninggal di tempat kejadian," ujar Brata, Minggu (19/7/2026), dilansir dari TribunLombok.
Sopir Truk Diamankan, Penyebab Kecelakaan Diselidiki
Brata menegaskan, truk ekspedisi yang terlibat dalam kecelakaan tersebut beserta sopirnya telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
"Bukan tabrak lari. Kendaraan truk ekspedisi warna hijau tersebut sudah diamankan di Polres," tegasnya.
Saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan motor vs truk di Lombok Tengah tersebut, termasuk meminta keterangan para saksi di lokasi kejadian.
Brata juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih disiplin dalam berlalu lintas untuk mencegah kecelakaan serupa.
"Himbauan kami kepada seluruh warga masyarakat yang menggunakan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, dalam berlalu lintas tentunya kita sangat mengharapkan kesadaran atau disiplin. Mohon agar kecepatan diperhatikan sehingga bila terjadi accident, kita bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Aturan lain perlu dipatuhi demi menjaga keselamatan diri dan orang lain," pungkasnya.
Sebelumnya: Pertamina Tambah Pasokan Biosolar di Kepahiang Jadi 16 Kiloliter Per Hari, Antrean Panjang di SPBU Diurai
Selanjutnya: Di Balik Bisnis Triliunan Piala Dunia 2026, Jejak Karbon Presiden FIFA Ikut Disorot
Mungkin Anda suka
- Temuan Polisi soal Bos Perusahaan Tewas di Hotel St Regis Jakarta Selatan
- KPK Full Support 'Tim 9' Bentukan Kejagung Tangani Kasus Febrie Adriansyah
- Kejagung Tegaskan Status Febrie Adriansyah Tersangka
- BMKG: Ini Wilayah Berpotensi Hujan dan Angin Kencang pada 20 Juli 2026
- Kapolda Jabar Luncurkan Gerakan 'Jaga Rawat Jawa Barat', Perkuat Ekosistem Keamanan
- Cerita Waka BGN Dibercandain Prabowo soal Rambut Putih: Pulang, Langsung Cat
- Messi Vs Mbappe, Siapa yang Bakal Meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026?
- Yusril Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Percepat Proses Hukum, Minta Publik Awasi
- Head-to-Head Putri KW vs Akane, Momentum Pecah Telur Seperti Wang Zhi Yi