Cerita Waka BGN Dibercandain Prabowo soal Rambut Putih: Pulang, Langsung Cat
Waktu:2026-07-30 06:56:34 Sumber:OtomotifDibaca (143)

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Agustina Arum sempat berkelakar di rapat dengan Komisi IX DPR. Agustina mengatakan sempat disinggung rambut mulai memutih oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Ini bercanda saja Ibu dan Bapak, kemarin waktu kami ratas dengan bapak presiden, saya dicandain katanya 'perasan sebulan yang lalu waktu saya lantik rambutnya belum putih, katanya gitu. Sekarang sudah putih-putih gitu'," kata Agustina saat rapat di Komisi IX DPR, Jakarta, Jumat .
Mendengar itu, Agustina mengaku langsung mengecat rambut. "Jadi saya pulang langsung saya ngecat," imbuhnya.
Agustina mengaku langsung mengecat rambut agar tidak disinggung oleh para anggota DPR. Ia mengaku hanya bercanda mengenai itu.
"Supaya hari ini nggak kelihatan putih. Supaya nggak ditanya Ibu semua. Bercanda ya, Pak, supaya nggak terlalu tegang," ujar dia.
Rapat Bahas Pengeluaran Anggaran 2025Dalam rapat itu, Agustina membacakan satu per satu pengeluaran BGN selama 2025. Salah satu pengeluaran berkaitan dengan pembelian motor listrik.
"Kemudian uang muka belanja, ini ada pertanyaan kenapa ada uang muka besar sekali di tahun 2025, itu adalah uang muka pembayaran motor listrik yang kemudian jadi ramai itu," kata Agustina.
Berdasarkan slide yang ditunjukkan, pengeluaran prepaid untuk motor listrik yang dibayarkan Rp 167.577.797.695. Kemudian, ada juga pembayaran pre-payment yang dilakukan terkait motor listrik pada 2026 senilai Rp 243,9 miliar.
Agustina mengatakan pembayaran uang muka motor listrik dilakukan pada 2025.
"Jadi uang mukanya dibayar tahun 2025, pembayaran terakhirnya di tahun 2026 Rp 243,9 M," beber Agustina.
Lebih lanjut, Agustina mengatakan pada 2026 pembayaran motor listrik sudah dilunasi. Namun, kata dia, motor listrik tersebut tidak bisa dijadikan aset peralatan karena tengah diusut oleh penegak hukum.
"Ini nilainya Rp 243 M ini hanya uang mukanya saja yang kami catat di 2025, untuk 2026 ini sudah dilunasi tetapi belum dicatat sebagai aset peralatan dan mesin definitif, karena apa? Karena masih dalam proses penyidikan oleh kejaksaan," ujar Agustina.
Simak juga Video 'BGN Ternyata Punya Utang Rp 1,6 T, Ini Rinciannya...':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Halte Kebon Sirih Arah Kota Akan Ditutup 3 Hari, TJ Siapkan Alternatif
Selanjutnya: Warga Pamekasan Mulai Kesulitan Air Bersih, BPBD Belum Salurkan Bantuan
Mungkin Anda suka
- LPTQ Tangsel Disebut Dapat Dana Hibah Rp 11 Miliar, Pemkot: Cuma Rp 4,75 Miliar
- Polri Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Sepolwan di Lembang dan Ciputat
- Jelang Perancis vs Inggris, Tuchel Bela Diri Soal Kalah dari Argentina
- Warga Jepang Masih Percaya Takhayul, Rumah Angker Sulit Laku
- Hensat Puji Keberpihakan Prabowo Berantas Korupsi di Kasus Febrie Adriansyah
- Pemkab Bogor Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Sajikan Kopi dan Makan Gratis
- Momok Tahunan Banjir di Kuta-Seminyak, Pemkab Badung Bangun Drainase dan Tambah Pompa Air
- Kasus Pengadaan Buah MBG Senilai Rp 170 Juta Lampung: Pemasok Apes, Pemilik Dapur Rugi Dobel
- Perusahaan Singapura Lirik Jateng, Siap Boyong Investor China dan Eropa