Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Jember, Satgas Selidiki Penyebabnya
Waktu:2026-07-30 07:50:19 Sumber:OlahragaDibaca (143)

Menurut Fauzi, Bupati Jember menyayangkan terjadinya insiden yang kembali terjadi dalam program MBG.
"Bupati menginstruksikan agar penyelamatan korban menjadi prioritas utama. Seluruh korban harus mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik, dan seluruh biaya pengobatan ditanggung pemerintah," kata Fauzi, Kamis (16/7/2026).
Selain memastikan korban memperoleh penanganan medis, Pemkab Jember juga langsung melakukan langkah awal penyelidikan.
Fauzi mengatakan telah meminta Camat Bangsalsari turun ke lapangan memantau kondisi para korban sekaligus mengamankan sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan.
Sampel tersebut akan menjadi bahan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan sumber pencemaran makanan.
Pagi tadi, kata dia, tim Satgas MBG turun langsung ke lokasi kejadian, meninjau dan mengumpulkan fakta di lokasi sekaligus mengidentifikasi penyebab pasti insiden.
"Kami ingin memastikan secara detail apa penyebab kejadian ini. Hasil investigasi nanti akan menjadi dasar evaluasi agar kasus serupa tidak kembali terjadi," terang Fauzi.
Kasus dugaan keracunan di Jember ini menambah daftar baru persoalan pelaksanaan program MBG.
Hasil investigasi laboratorium dan evaluasi terhadap proses penyediaan makanan oleh SPPG jadi hal penting untuk memastikan standar keamanan pangan benar-benar dijalankan.
Fauzi menegaskan bahwa penanganan terhadap korban tetap menjadi prioritas sembari menunggu hasil penyelidikan mengenai penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.
Sebelumnya: Kasus Pria Gendong Bayi yang Curi Kosmetik di Minimarket Jakbar Berakhir Damai
Selanjutnya: Presiden LaLiga Konfirmasi Barcelona Kembali ke Aturan Rasio 1:1
Mungkin Anda suka
- Polda Sumut Bantu Distribusi BBM, Ada 8 Personel yang Ditugaskan Jadi Sopir Tangki
- Massa Aksi Tak Diizinkan Demo di Patung Kuda, Polisi Jelaskan Alasannya
- 16 Pasar Tradisional Surabaya Direvitalisasi, Anggaran Rp 20 Miliar
- Jadwal KRL Jogja-Solo Besok Selasa 21 Juli 2026, Cek Jadwal dari Yogyakarta ke Solo
- Pansus DPR Serap Aspirasi Pemprov Maluku soal RUU Daerah Kepulauan
- Eri Cahyadi Cari Pelaku Pungli ke Pedagang CFD di Surabaya
- Efek Messi, Rekor Baru Industri Taruhan AS
- Dampak Regrouping Sekolah Tanpa Kajian Matang, Guru Honorer hingga Siswa Miskin Terancam
- AS Resmi Patok Tarif Impor 25 Persen untuk Brasil Mulai 22 Juli