Senyum Ibu Yurmina di Balik Dinding Rumah yang Kokoh Direnovasi Warga Binaan
Waktu:2026-07-30 06:59:29 Sumber:OlahragaDibaca (143)

KOMPAS.com – Senyum Ibu Yurmina tak henti mengembang saat menerima kunci rumahnya yang telah selesai direnovasi. Kini ia bisa menempati rumah yang lebih layak setelah sebelumnya tinggal di bangunan yang kondisinya memprihatinkan.
Di balik proses renovasi tersebut, ada hal yang berbeda. Pengerjaan bedah rumah tidak hanya melibatkan tukang bangunan, tetapi juga sejumlah warga binaan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko yang telah memiliki keterampilan di bidang pertukangan.
Kepala Lapas Kelas IIB Bangko Heri mengatakan, pelibatan warga binaan merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang selama ini dijalankan di dalam lapas.
Keterampilan yang diperoleh diharapkan tidak hanya menjadi bekal setelah bebas, tetapi juga dapat dimanfaatkan melalui kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat.
"Pemasyarakatan tidak hanya membina warga binaan, tetapi juga memastikan hasil pembinaan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kolaborasi bersama Baznas, kami berharap program ini menghadirkan harapan baru bagi Ibu Yurmina dan keluarganya," kata Heri dalam rilisnya, Senin (20/7/2026).
Kolaborasi Warga Binaan
Rumah milik Yurmina di Pulau Rengas Ulu, Kabupaten Merangin, Jambi itu kini menjadi sasaran program bedah rumah hasil kolaborasi Lapas Kelas IIB Bangko dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Merangin.
Setelah proses renovasi rampung, rumah tersebut kini dinilai lebih aman dan nyaman untuk ditempati.
Heri mengatakan, warga binaan yang dilibatkan merupakan mereka yang telah mengikuti pembinaan keterampilan di bidang pertukangan.
"Keterlibatan warga binaan dalam proses pembangunan menjadi bukti bahwa pembinaan yang diberikan mampu melahirkan keterampilan dan tanggung jawab," ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Harian Ketua Baznas Kabupaten Merangin Marzuki Yahya mengatakan, kerja sama dengan Lapas Bangko sebelumnya telah dilakukan melalui program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
Kolaborasi tersebut kemudian diperluas melalui program bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebelumnya: Sudin KPKP Perketat Pengawasan Lapo yang Jual Daging Hewan Penular Rabies
Selanjutnya: Mengapa SD Negeri Terus Kekurangan Murid Baru?
Mungkin Anda suka
- Kejagung Tegaskan Status Febrie Adriansyah Tersangka
- Kisah Minos Antoni, Sukses Menyulap Sampah Pantai Pulisan Jadi Kerajinan Bernilai Jutaan Rupiah
- Cek Daftar Harga BBM Hari Ini 21 Juli 2026 di SPBU Pertamina Se-Indonesia
- Terungkap Peran 2 Tersangka Wanita Terkait Tewasnya ASN BPN Nias di Apartemen Medan
- Selat Hormuz dan Rapuhnya Kesepahaman Gencatan Senjata AS-Iran
- Banyuwangi Ethno Carnival Bangkitkan UMKM, Nilai Transaksi Capai Rp 1,22 Miliar
- NIB Wajib bagi Pedagang E-commerce, Kemendag Tegaskan Tak Otomatis Kena Pajak
- Mengenal Falkland atau Malvinas, Jadi Sorotan Usai Laga Argentina vs Inggris
- Pakar Nilai Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Calon Belum Diperiksa