Netflix Akuisisi Startup AI Milik Ben Affleck Rp 10,53 Triliun, Sang Aktor Jadi Penasihat Senior
Waktu:2026-07-30 07:48:58 Sumber:WisataDibaca (143)

JAKARTA, KOMPAS.com – Netflix mengakuisisi perusahaan rintisan (startup) berbasis kecerdasan buatan (AI) milik aktor Ben Affleck, InterPositive, dengan nilai 587 juta dollar AS atau sekitar Rp 10,53 triliun (asumsi kurs Rp 17.942 per dollar AS).
Mengutip Variety, Jumat (18/7/2026), Netflix mengungkapkan dalam laporan Formulir 10-Q kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) bahwa proses akuisisi tersebut telah rampung pada Maret 2026.
InterPositive didirikan Affleck pada 2022 dengan fokus mengembangkan teknologi AI yang dirancang untuk membantu proses produksi film, sembari tetap menempatkan sineas sebagai pusat pengambilan keputusan kreatif.
Teknologi yang dikembangkan perusahaan itu memanfaatkan AI untuk mengolah rekaman harian selama proses syuting sehingga dapat mempercepat tahapan pascaproduksi. Fungsinya mencakup pencampuran gambar, pencahayaan ulang adegan, hingga penambahan efek visual tanpa mengandalkan pembuatan gambar generatif.
"Dari penemuan gambar bergerak hingga transisi ke digital, dari penangkapan gerakan hingga produksi virtual, teknologi telah berevolusi seiring dengan para seniman yang menggunakannya," ujar Affleck.
Sebagai bagian dari kesepakatan, seluruh tim InterPositive yang terdiri dari 16 insinyur, peneliti, dan tenaga kreatif bergabung dengan Netflix. Sementara itu, Ben Affleck akan berperan sebagai penasihat senior perusahaan.
Netflix dan InterPositive menyatakan akuisisi tersebut bertujuan mengembangkan teknologi AI secara bertanggung jawab untuk mendukung proses kreatif para pembuat film, bukan menggantikan mereka.
Co-CEO Netflix Ted Sarandos mengatakan perusahaan telah memanfaatkan AI dalam produksi serial dokumenter The American Experiment. Menurut dia, teknologi tersebut mampu menghasilkan rangkaian gambar dua kali lebih cepat dengan biaya sekitar separuh dibandingkan metode sebelumnya.
Meski demikian, Sarandos menegaskan Netflix tidak berniat menggantikan karya kreatif manusia dengan teknologi AI generatif. Ia menyebut AI diposisikan sebagai alat bantu untuk meningkatkan efisiensi proses produksi, bukan sebagai pengganti para kreator.
Sebelumnya: Cerita Ibunda yang Kena Dampak Pemuda Madiun Kabur Saat Tur di Korsel
Selanjutnya: Seskab: Pemerintah Targetkan Renovasi 400.000 Rumah Tidak Layak Huni Tahun Ini
Mungkin Anda suka
- Influencer Kontroversial Andrew Tate dan Tristan Ditangkap di AS
- Penjualan Mobil Jetour Semester I/2026 Tembus 1.500 Unit
- Balas Trump, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
- LBH: Admin TheKerupuk Tak Pernah Diizinkan Bicara Empat Mata dengan Pengacara Saat Diperiksa
- Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 19 Juli 2026, Cek Jam Keberangkatan hingga Malam
- Gempa M 5,4 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut
- Potret Warga Medan Antre BBM di Tengah Banjir, Pengendara Pilih Bertahan Berjam-jam
- Anggota BPK RI Bobby Rizaldi Diperiksa KPK 9 Jam Usai Rumahnya Digeledah
- Akses Masuk Tol Cikarang Barat Diperbaiki, Pengendara Diminta Waspada