Wagub Rano Nonton Final Piala Dunia Bareng Warga Jakarta di Lapangan Banteng
Waktu:2026-07-30 06:59:31 Sumber:OtomotifDibaca (143)

Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno nonton bareng laga final Piala Dunia di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat malam ini. Warga antusias padati lokasi nobar.
Pantauan detikcom di lokasi, Minggu Rano Karno yang biasa dipanggil Bang Doel tiba sekitar pukul 21.25 WIB. Sementara warga sudah memadati Lapangan Banteng sejak sore.
Tribun penonton di sisi kanan kiri dipadati warga yang hendak nobar. Mereka sudah berkerumun meski sepak mula baru dimulai Senin pukul 02.00 WIB.
Untuk menunggu pertandingan dimulai, warga disuguhi konser dari band-band kenamaan Tanah Air. Beberapa band yang tampil misalnya Juan Reza, Armada hingg Tipe-X.
Panitia acara tampak menyiapkan sejumlah layar di lokasi, dengan satu layar raksasa di depan panggung. Sisanya layar lebih kecil dipasang di sekitar panggung agar semua warga dapat menonton dari segala arah.
"Maka itu hari ini istilahnya Festival Rakyat Bola Gembira. Memang final sepak bola, tapi dikemas dalam festival rakyat. Ini menandakan bahwa rakyat Indonesia memang kalau soal bola sudah jangan ditanya, itu memang pilihannya. Nah, mudah-mudahan dari semua titik sekarang ada nobar," kata Bang Doel kepada wartawan di lokasi.
Bang Doel mengatakan, nobar ini merupakan kolaborasi antara Pemprov DKI dengan TVRI, TNI hingga Polri. Warga yang datang terhitung sekitar 14 ribu orang.
"Kalau menurut informasi hampir 14.000. Apalagi ini kegiatan dari pagi, ya. Dari pagi ini, dari jam dua aja udah, udah ramai katanya. Makanya ini, artinya, ini acara agak kita percepat supaya yang di luar bisa masuk, supaya apa, tidak terlalu berdesak-desakan," jelasnya.
Selain panggung untuk pertunjukan musik, panitia juga ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di bawah binaan Jakpreneur dan KADIN DKI Jakarta. Ada sekitar 200 UMKM terlibat.
"Berdasarkan informasi, ada hampir 200 tenan UMKM yang ikut berpartisipasi dalam festival ini. Kita bisa lihat perputaran ekonominya dari laporan yang ada bisa mencapai angka yang luar biasa. Inilah pergerakan ekonomi yang memang nyata digerakkan oleh masyarakat itu sendiri," ucapnya.
Bang Doel mengatakan, tepat hari ini ada sekitar 30 titik nobar berskala besar yang tersebar di wilayah Jakarta. Selain itu ada banyak titik nobar kecil lainnya.
Sebelumnya: Harga Daging Sapi Naik, Pedagang Bakso di Lamongan Dilema Hendak Naikkan Harga
Selanjutnya: Ketum Kesthuri Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Gugat KPK ke PN Jaksel
Mungkin Anda suka
- Rooney Minta Timnas Inggris Pertahankan Tuchel, Kecuali Pep Guardiola Datang
- Dokter Ungkap Olahraga Bantu Bersihkan Otak dari Limbah, Ini Penjelasannya
- Tim Investigasi dari Jakarta Berangkat ke Lokasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
- Tanpa Ariel NOAH, Peterpan Sukses Bikin Nostalgia di Hadapan 5.000 Penonton Malaysia
- Kemenag Wonogiri Jembatani Sekolah Filail hingga Perpindahan Ponpes bagi 120 Santri Ponpes Manjung
- Hutan Lindung di Bali Utara Terbakar, Pemadaman Terkendala Medan Terjal
- Pengunjung Nilai Konser Akbar Monas Jadi Sarana Kenalkan Budaya ke Anak
- Trump Ingin AS Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Sendiri, Bisa Bareng China Juga
- Kesaksian Aah dan Iin, Korban Tsunami Pangandaran: Dua Tahun Hidup di Tenda Pengungsian