Air PAM di Jakbar Berpotensi Mati 5 Hari Mulai 17 Juli, 55.272 Pelanggan Terdampak
Waktu:2026-07-30 06:59:36 Sumber:HiburanDibaca (143)

Syahrul menjelaskan, alasan aliran air mati karena adanya pekerjaan perawatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota yang dikelola PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP).
Selama pekerjaan berlangsung, pasokan air dari IPA Hutan Kota menuju jaringan distribusi PAM Jaya akan disesuaikan.
Kondisi ini dapat menyebabkan tekanan air menurun hingga aliran air berhenti sementara di sejumlah wilayah.
“Kondisi ini berpotensi menyebabkan berkurangnya tekanan air hingga penghentian sementara aliran air bagi sekitar 55.272 pelanggan,” kata dia.
Tujuh kelurahan yang terdampak yakni Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kapuk Muara, Kamal Muara, Kamal, Pegadungan, dan Tegal Alur.
PAM JAYA mengimbau pelanggan di wilayah terdampak untuk menampung air.
Warga juga diimbau menghemat penggunaan air selama masa perawatan berlangsung.
Syahrul memastikan air diperkirakan akan kembali normal secara bertahap mulai Kamis (23/7/2026).
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kendala yang dialami.
“Dengan adanya pekerjaan ini, diharapkan keandalan layanan air minum kepada masyarakat dapat terus terjaga dengan lebih baik di masa mendatang,” kata Syahrul.
Sebelumnya: Peternakan Sapi Perah Rp 1,2 Triliun Mulai Dibangun di Brebes
Selanjutnya: Bareskrim Serahkan 3 Tersangka Pembunuh Polisi di Katingan ke Polda Kalteng
Mungkin Anda suka
- Tinggal Sendiri dan Tak Punya Keluarga Bisa Buat KK Mandiri, Ini Caranya
- Harga dan Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Fase Grup Piala AFF 2026
- Skandal Ujian Promosi PNS, Hampir 6.000 Pegawai Terancam Dihukum
- Prediksi Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer
- Mayoritas Warga AS Perkirakan Perang Iran Akan Lama
- Polisi Uji Kandungan Air dan Gas di Gorong-gorong Cipayung Jaktim Usai Tiga Pekerja Tewas
- Ketua Komisi III DPR-K Manokwari Apresiasi Polda Papua Barat karena Ungkap PETI di Waserawi
- Nilai Tukar Rupiah ke Dollar AS 18 Juli 2026 di Bank Mandiri, BCA, dan BNI
- Dinilai Lalai, Sopir Truk Galon Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 4 Orang di Sibolangit