Gunung Anak Krakatau Mereda tapi Masih Siaga, Erupsi Terakhir 11 Juli 2026
Waktu:2026-07-30 06:55:28 Sumber:TeknologiDibaca (143)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Banten menyebut kondisi Gunung Anak Krakatau mulai mereda meski masih pada Level III atau Siaga. Ia berharap status Gunung Anak Krakatau turun menjadi Level II atau Waspada.
"Sudah kecenderungan mereda, tapi level masih di III. Beberapa indikator mulai menurun," kata Kepala BPBD Banten Lutfi Mujahidin dalam keterangannya, Kamis .
Menurut Lutfi, erupsi terakhir Gunung Anak Krakatau terjadi pada Sabtu, 11 Juli 2026. Ia juga berharap kondisi Gunung Anak Krakatau terus membaik.
"Erupsi terakhir pada Sabtu 11 Juli 2026. Semoga menurun ke Level II," ucapnya.
Sementara itu, PVMBG Badan Geologi menyampaikan data pemantauan Gunung Anak Krakatau per Kamis pukul 06.00 WIB sampai 12.00 WIB. Kondisi di sekitar gunung cerah hingga berawan dengan angin lemah ke arah barat daya dan barat.
"Pengamatan visual, gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-I. Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 20-50 meter dari puncak," tulis pengamat gunung api, M Dika Nurzaman.
Dalam pengamatan kegempaan, terdapat dua kali gempa hybrid atau fase dan sekali gempa tremor menerus.
"Dua kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 17.4-18 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 6-11 detik. 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 2-17.5 mm, dominan 5 mm," ujar Dika.
Saat ini, Gunung Anak Krakatau pun masih berstatus Level III . Petugas memberi imbauan agar masyarakat tak mendekati Gunung Anak Krakatau.
"Masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak mendekati G. Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif," imbuhnya.
Lihat juga Video: Gunung Anak Krakatau 7 Kali Erupsi Pagi Ini, Abu Vulkanik Capai 250 Meter
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Sudah Gratis Seragam dan Sepatu, SD Negeri di Demak Ini Cuma Dapat 3 Murid
Selanjutnya: Pertalite Langka di Sumut karena Konsumen Pertamax Beralih? Ini Analisis Pengamat
Mungkin Anda suka
- Normalisasi Distribusi BBM di Sumut Dipercepat, Pertamina Operasikan Terminal dan SPBU 24 Jam
- Prabowo: Saya Diserang soal MBG, tapi Ribuan Triliun Menguap Tak Ada Protes
- Sidak RSUD Soewandhie Surabaya, Eri Cahyadi Minta Pelayanan Obat Dipercepat
- Momen Raja Charles III Terima Andy Burnham Usai Ditunjuk Jadi PM Inggris
- Intip Paspor Pelaut Zaman Belanda di Museum Bahari Jakarta, Sejak 1939
- Prabowo Tegaskan Tak Tebang Pilih Berantas Korupsi, Ibaratkan Kanker
- Polisi Ungkap Tersangka Sempat Bertanya ke AI Usai Buat ASN BPN Nias Tewas Jatuh dari Apartemen Medan
- DKI Mulai Tutup 2 Zona Aktif Bantargebang, Open Dumping Dihentikan Bertahap
- 4 Jenis Alat Masak yang Paling Cocok untuk Kompor Listrik, Catat!