Soal Kasus Pemerkosaan di Sampang, Polisi Ingatkan Orangtua Perketat Awasi Pergaulan Anak
Waktu:2026-07-30 06:57:12 Sumber:HiburanDibaca (143)

Dua aksi pemerkosaan yang melibatkan 28 pelaku terjadi di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Kejadian tersebut sekaligus menjadi alarm bagi seluruh keluarga untuk memperhatikan anak-anaknya.
Kapolres Sampang, AKBP Hartono, mengatakan bahwa seluruh lapisan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian untuk menjaga keselamatan diri baik keluarga maupun lingkungan sekitar.
"Hal-hal seperti itu harus bisa kita cegah bersama dan harus dilakukan antisipasi," ujar Hartono, Minggu (19/7/2026).
Dia mengatakan, para orangtua juga harus melakukan kewaspadaan mandiri dengan cara mencegah anak bepergian seorang diri di tempat sepi terutama saat malam hari.
"Hindari beraktivitas di tempat sepi dan gelap terutama pada malam hari dan wajibkan anak agar selalu menginformasikan posisi kepada keluarga terdekat," katanya.
Selain itu, Hartono juga mengimbau agar orangtua melakukan pengawasan ketat terhadap anak-anak terutama terkait lingkungan pergaulan anak.
"Pantau aktivitas dan pergaulan anak remaja, batasi jam keluar malam secara tegas, serta kenali teman dekat dan lingkungan bermain mereka," ungkapnya.
Tak hanya itu, warga juga diimbau untuk kembali mengaktifkan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di setiap RT dan RW.
"Dan laporkan segera jika melihat kerumunan mencurigakan, dan pasang lampu penerangan di area pemukiman yang gelap," katanya.
Kemudian, masyarakat juga diminta untuk bisa memanfaatkan layanan gratis dari Kepolisian di nomor 110, untuk bisa secara aktif melaporkan berbagai kejadian mencurigakan yang ada di lingkungan sekitar.
Selain melakukan langkah-langkah tersebut, Hartono mengatakan, para orangtua juga bisa melakukan pendekatan kepada anak. Sehingga, setiap kejadian yang dialami anak setiap hari bisa diceritakan kepada orangtua.
"Kami berharap, kejadian ini bisa menjadi perhatian bersama dan kita harus bisa menjaga anak-anak dari kejadian serupa maupun tindak kejahatan lainnya," pungkasnya.
Diketahui, ada dua aksi pemerkosaan terjadi di Sampang, belum lama ini. Pertama, dialami oleh gadis berusia 14 tahun yang diperkosa oleh ayah tirinya. Kedua, aksi pemerkosaan yang dialami oleh gadis berusia 15 tahun dengan 27 pelaku.
Dari 27 pelaku, Polisi sudah menangkap sebanyak 13 orang pelaku, yakni AR (17), MA (15), R (42), asal Kecamatan Omben. Lalu, MH (17), AS (14) asal Kecamatan Sampang; AP (15), D (16), MR (17), MFS (13), F (25), AP (15) asal Kecamatan Camplong; serta MHA (13) asal Kecamatan Kedungdung dan W (17).
Sebelumnya: Konflik Berdarah di Adonara Flores Timur Diduga Dipicu Sengketa Tanah, Begini Duduk Perkaranya
Selanjutnya: Gelombang Panas Picu Kebakaran Hutan di Prancis, Rute Kereta Cepat Terganggu
Mungkin Anda suka
- Prabowo Bocorkan Bakal Launching Motor Listrik Nasional
- Cara Nonton Inggris Vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026 via TVRI dan Live Streaming
- Sosok Pria Tewas Tertembak di Hotel Mewah Jaksel Petinggi Perusahaan
- 339 Angkot Tua Bogor Berhenti Mengaspal, Sisa 1.441 Unit Menyusul Dikandangkan
- Mayat Perempuan Mengambang di Sungai Lukulo Kebumen, Ditemukan Pakai 9 Lapis Baju
- Di Balik Laporan Ahmadinejad: Pertarungan Narasi Perang Iran
- Bentrok 2 Desa di Adonara NTT Kembali Terjadi, 2 Orang Tewas
- Diduga Cabuli 32 Murid SD, Kakek Pemilik Warung di Makassar Ditangkap
- Hino Perluas Layanan di Banyuwangi dengan Diler Baru