Soal Konflik 2 Desa di Flores Timur, Wabup: Pemkab Sudah Bekerja Maksimal
Waktu:2026-07-30 07:46:47 Sumber:TeknologiDibaca (143)

Wakil Bupati Flores Timur, Igans Boli Uran, menegaskan bahwa pemrintah telah bekerja maksimal untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di antara warga Desa Narasaosina dan warga Dusun Bele, Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ignas mengungkapkan bahwa bentrokan antar dua desa tersebut sudah terjadi berulang kali.
Sebelumnya, bentrokan terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026. Saat itu, bentrokan menyebabkan puluhan rumah hangus terbakar, dan beberapa warga terluka.
Berselang dua bulan, bentrokan kembali terjadi pada Sabtu, 9 Mei 2026. Sebanyak enam rumah terbakar dan enam warga terkena tembakan peluru rakitan.
Bentrokan kembali pecah pada Sabtu, 18 Juli 2026. Sebanyak tiga orang tewas, lima orang terluka, dan puluhan rumah dibakar.
Ignas menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memfasilitasi berbagai pertemuan antara kedua belah pihak yang sejak beberapa bulan lalu.
Hanya saja, menurut dia, masyarakat tidak memiliki kesadaran dan komitmen untuk mengakhiri konflik.
"Bupati turun ke kedua desa, kemudian pertemuan di kantor Bupati. Setelah itu, kita coba membangun mediasi," ujar Ignas saat dihubungi, Minggu (18/7/2026).
"Jadi, kalau tanya apa upaya pemerintah, proses mediasi sudah sangat maksimal," katanya lagi.
Menurut Ignas, konflik antara dua desa tersebut dipicu oleh persoalan tanah.
Dia menambahkan, pemerintah tetap berupaya untuk melakukan mediasi kedua pihak, termasuk memberikan bantuan kepada para korban.
"Perang tidak akan menyelesaikan masalah, mari kita selesaikan persoalan ini secara damai," tandasnya.
Sebelumnya: Beige Flag vs Red Flag, Apa Bedanya dalam Sebuah Hubungan?
Selanjutnya: Cara Daftar TKA SMA Sederajat 2026, Dimulai 27 Juli Mendatang
Mungkin Anda suka
- Guru Besar IPB Sebut Kondisi Laut Indonesia Memprihatinkan
- Satu Truk Kabur usai Tabrakan di JLS, Sopir Korban Terjepit Kabin
- Erika Lulus S1 Tanpa Skripsi Berkat Inovasi Belajar Matematika lewat Tari Kembang Kahyangan
- Cerita Anak Buruh Tani asal Gunungkidul Meraih Mimpi Kuliah di UGM
- Mensos Minta Pemda Aktif Perbarui DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran
- Berbagai Tanda Tubuh Kurang Tidur yang Sering Tak Disadari, Termasuk Naik Berat Badan
- Kandang Ayam 4 Hektar Dikeluhkan Warga Ciputat, Kuasa Hukum: Izin Kami Sudah Lengkap
- Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah di Tengah Fenomena Fatherless
- Kancil Masih Setia Mengaspal di Jakarta meski Ada MRT dan LRT