Tips Pakai Hijab dan Baju Bermotif, Tetap Stylish dan Tidak Berlebihan
Waktu:2026-07-30 06:56:40 Sumber:TeknologiDibaca (143)

"Kita harus pilih, siapa yang lebih menonjol. Kalau misalnya sekarang aku jilbabnya sangat-sangat bold dari segi motifnya, color-nya keluar banget, jadi motif bajunya lebih tone down sehingga dia balancing everything, enggak yang benar-benar tabrakan," kata Linda dalam acara peluncuran Tropical Paradise Takeover: Under The Sea di Land's End, PIK 2, Jakarta Utara pada Jumat (18/07).
Ia menambahkan bahwa ketika memilih hijab bermotif, bukan berarti item pakaian lainnya harus polos. Atasan maupun bawahan tetap dapat memiliki motif, tetapi intensitas visualnya sebaiknya lebih lembut agar tidak saling berebut perhatian dengan hijab.
Dengan cara tersebut, mata tetap memiliki satu titik fokus sehingga keseluruhan penampilan terasa lebih harmonis.
Gunakan palet warna yang senada
Selain memilih motif yang dominan, Linda menyarankan untuk menjaga kesatuan warna ketika ingin mengenakan beberapa item bermotif sekaligus.
"Kalau misalnya you want to wear very loud baju, loud scarf, usahakan warnanya sama. Jadi orang tuh kayak ngeliatnya aku nih tetep aja hijau, walaupun semua print," jelas Linda.
Menurut Linda, kesamaan palet warna membuat berbagai motif tetap terlihat menyatu meski memiliki corak yang berbeda-beda.
"Orang tetap bisa enak dilihat," sebutnya.
Ia mengingatkan bahwa pakaian tidak hanya dinikmati oleh diri sendiri, tetapi juga oleh orang lain yang melihatnya.
"Tentu saja yang menikmati apa yang kita pakai bukan kita doang, orang yang melihat juga. Kalau orang ngeliatnya juga sakit matanya, kasian gitu," tutur Linda.
Cari koleksi set yang mudah untuk dipadupadankan
Linda mengakui bahwa banyak pelanggan sebelumnya merasa bingung mencari pakaian yang cocok dipadukan dengan scarf bermotif.
Melalui koleksi-koleksi terbarunya, termasuk Under The Sea Series, Buttonscarves menghadirkan rangkaian koleksi siap pakai, mulai dari celana, rok, hingga aksesori dalam motif dan palet warna yang saling melengkapi.
"Kita enggak cuma ngeluarin koleksi scarf doang, kita sampai ngeluarin bajunya semuanya, karena kita ngerasa banyak banget customer yang kebingungan mau pairing-in mix and match-nya sama apa produk kita, sehingga dengan sekarang kita udah ngeluarin produk head to toe, ini ada baju, ada skirt, celana, enggak bingung lagi" kata Linda.
Ia menambahkan bahwa setiap scarf Buttonscarves kini dirancang bersama outfit pendamping dalam koleksi yang sama sehingga pelanggan tidak perlu lagi menebak-nebak padanan yang sesuai.
"There is no more kebingungan mau pakai baju yang mana, karena sudah ada juga kita siapin di koleksi yang sama di Tropical Paradise ini terutama," pungkas Linda.
Sebelumnya: Kontroversi Memorial Perbudakan Philadelphia, Saat Sejarah Kelam Dibungkam
Selanjutnya: Pengasuh Ponpes di Wonogiri Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Modus Janjikan Sekolah Kedinasan
Mungkin Anda suka
- Tak Ingin Pengendara Celaka, Pemulung di Padang Tambal Jalan Rusak dengan 60 Karung Puing Bangunan
- Usai MenPAN-RB, Giliran Kepala BKN Sampaikan Pesan Terbuka untuk ASN
- Kurang dari 6 Jam, Tim Macan Linggau Tangkap Pelaku Pembakaran 11 Rumah
- Wamenaker: Pemerintahan Prabowo Hadir Berikan Solusi Nyata Bagi Kaum Buruh
- Rusdi Kirana Pastikan PKB Tempatkan Rakyat Sebagai Pusat Pembangunan
- Dedi Mulyadi Harap Tunggakan DBH Rp 1,2 T untuk Jabar Segera Direalisasikan Pusat: Dibayarkan atau Tidak
- Mojtaba Khamenei Respons Trump Usai Disebut Tewas, Ejek AS Setan Besar
- Prabowo: RI Dapat Penghargaan Digitalisasi Pendidikan, Kita Diakui Dunia
- Warga Minta JPO Tendean Cepat Dibangun Lagi, Sebut Zebra Cross Tak Cukup Aman