BPBD Ungkap Kekeringan di Sukabumi Sebabkan 4 Kecamatan Krisis Air Bersih
Waktu:2026-07-30 07:49:02 Sumber:BeritaDibaca (143)

Kalak BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki R. Rizki mengungkap bahwa dampak kekeringan membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih. Hal ini sudah dirasakan masyarakat sejak Juni 2026.
Dari data laporan yang masuk, sudah ada 3.022 Jiwa yang terdampak kekeringan di 4 Kecamatan.
“Dari 47 kecamatan, kemarin baru 4 kecamatan yang mengajukan permohonan air bersih dengan total 2.258 Kepala Keluarga atau 3.022 Jiwa yang terdampak,” kata Eki dalam keterangannya saat ditemui awak media di Pendopo Sukabumi.
Eki kemudian merinci bahwa keempat Kecamatan yang sudah mengalami kekeringan tersebut berada di Kecamatan Cikembar, Cibadak, Cicurug, dan Nyalindung.
Dengan 3.022 Jiwa yang sudah terdampak kekeringan di empat Kecamatan itu, BPBD telah menyalurkan puluhan ribu air bersih sebagai solusi sementara ditengah krisis air.
“Satu mobil tangki itu kapasitasnya 5.000 Liter, kami untuk penyalurannya sampai pada titik-titik yang dimintakan oleh desa,” ucap Eki.
Meski dengan 3.022 Jiwa yang sudah terdampak kritis air, Eki mengungkap bahwa Kabupaten Sukabumi masih belum berstatus darurat kekeringan.
Sebab, dari 47 Kecamatan baru 4 Kecamatan saja yang terlaporkan mulai mengalami krisis air bersih.
“Untuk status siaga darurat kekeringan kita masih dalam proses, karena kita melihat kondisi di lapangan belum seluruhnya terjadi kekeringan ataupun laporan kekeringan kepada kami, sehingga kita juga masih menunggu proses itu, termasuk menunggu laporan-laporan dari para camat, kepala desa terkait kondisi yang ada di masing-masing wilayah kecamatan,” tutup Eki.
Sebelumnya: Ayah Tiri di Sampang Perkosa Anak, Korban Diselamatkan Paman dan Bibi setelah Dituduh Bohong oleh Ibunya
Selanjutnya: Polisi Kerahkan 389 Personel Amankan Konser Akbar di Monas Nanti Malam
Mungkin Anda suka
- I.League Rombak Kalender Kompetisi, League Cup Hadir Mulai November
- Rekayasa Lalin Saat RBR 2026 Tetap Mengakomodir Jemaat Gereja
- Iwakum Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan
- Polisi Tangkap 11 Anggota Perguruan Silat yang Keroyok 2 Pemuda di Surabaya
- Eks Kepala PPATK Nilai Indikasi TPPU di Kasus Febrie Adriansyah Cukup Kuat
- Rapat bersama Komisi II, Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
- Survei AFTECH: Fintech Beralih Fokus ke Penguatan Fundamental Bisnis
- Kapasitas Menyusut 5,3 Juta Meter Kubik, Waduk Gondang Dikeruk demi Irigasi 10.588 Hektare Sawah
- Pertamina Bantah Ada Mogok dan PHK Massal Sopir Tangki BBM di Medan, Ungkap Penyebab Antrean SPBU