Road Show E-Sports Kapolri Cup 2026 di Polda Kepri, Ajang Lahirkan Atlet Berprestasi
Waktu:2026-07-30 06:58:54 Sumber:PendidikanDibaca (143)

Turnamen Esports Kapolda Kepri Cup Road to E-Sports Kapolri Cup 2026resmi berakhir di Gedung Lancang Kuning Polda Kepulauan Riau. Ajang yang diikuti 15 tim dari Polres dan Polresta jajaran Polda Kepri ini menjadi bagian dari upaya Polri mendukung lahirnya atlet esports berprestasi sekaligus membangun karakter generasi muda yang sportif dan berintegritas.
Penutupan turnamen dihadiri Wakil Ketua Kapolri Cup E-Sports 2026 Brigjen Ahmad Yusep Gunawan, Karo SDM Polda Kepri, Karo Log Polda Kepri, Dirbinmas Polda Kepri, Ketua Umum IESPA, panitia pelaksana, serta seluruh peserta turnamen.
Dalam sambutannya, Brigjen Ahmad Yusep Gunawan menegaskan bahwa penyelenggaraan Kapolda Kepri Cup merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui kegiatan yang positif, kreatif, dan kompetitif.
Menurutnya, perkembangan e-sports yang kini semakin diakui di tingkat nasional maupun internasional membuka peluang besar bagi generasi muda untuk meraih prestasi dengan menjunjung tinggi disiplin, kerja keras, serta sportivitas.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, IESPA Provinsi Kepulauan Riau, dan seluruh peserta yang telah menyukseskan jalannya kompetisi.
"Melalui turnamen ini kami berharap lahir atlet-atlet e-sports yang mampu mengharumkan nama Kepulauan Riau di tingkat nasional sekaligus menjadi generasi muda yang berintegritas dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat," ujar Brigjen Ahmad Yusep dalam keterangan yang diterima.
Sementara itu, mewakili Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, Karo SDM Polda Kepri Kombes Pol. Yimmy Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat juang dan sportivitas sepanjang pertandingan.
Ia mengucapkan selamat kepada para pemenang yang akan mewakili Provinsi Kepulauan Riau pada ajang Esports Kapolri Cup 2026 di Mabes Polri.
Kombes Pol. Yimmy juga mengajak generasi muda untuk menjadikan e-sports sebagai wadah mengembangkan prestasi tanpa melupakan pendidikan serta menjauhi narkoba, perjudian online, dan berbagai bentuk pelanggaran hukum.
"Kepada peserta yang belum berhasil menjadi juara, tetaplah semangat, terus berlatih, dan jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang," pesannya.
Pada akhir kompetisi, TimOFON SIXSEVENNNdari Polresta Tanjungpinang tampil sebagai juara setelah melalui persaingan yang ketat.
Sebelumnya: Umur Pendek Ancaman Trump soal Tarif 20% di Selat Hormuz
Selanjutnya: Belajar dari Kasus Bom MAN 3 Padang, Ini Bedanya Candaan dan "Bullying" Menurut Pakar
Mungkin Anda suka
- Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: 'It's My Dream'
- Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Pembuangan Bayi di Bekasi karena TKP Sepi dan Tanpa CCTV
- China Ingin Pimpin Tata Kelola AI Dunia, Kritik Pembatasan Teknologi AS
- Alami Disfungsi Saluran Eustachius, IU Batalkan Konser dan Rilis Album
- Profil Timnas Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026 Lawan Spanyol
- Diundang Menteri HAM ke Kantornya, Sumarsih: Saya Tidak Mau Percaya Mereka
- Kenapa Negara Teluk Getol Berinvestasi di Afrika?
- Usai Bertemu Mendag China, Airlangga Dorong Realisasi 30 MoU Investasi Rp 37,1 Triliun
- Delapan Pelabuhan Ikut Asesmen Green and Smart, Dorong Efisiensi Logistik Nasional