Pidato Prabowo Beri Sinyal Gaji TNI-Polri Naik? Istana Menjawab
Waktu:2026-07-30 05:53:51 Sumber:WisataDibaca (143)

Menurut Prasetyo, kenaikan gaji sebenarnya merupakan bentuk apresiasi bagi TNI dan Polri dalam menjalankan tugasnya.
Dia pun mengungkit Prabowo yang langsung menaikkan gaji hakim ketika baru menjabat Presiden.
Namun, Prasetyo menekankan bahwa kenaikan gaji aparat negara juga harus menyesuaikan kemampuan fiskal pemerintah.
Oleh sebab itu, ia menyebutkan, pemerintah tengah menggenjot penerimaan dari berbagai aspek.
"Itulah oleh karena kan semua menyesuaikan dengan fiskal kita. makanya kita harus mendorong ekonomi. Yang disebut dengan mendorong ekonomi adalah berusaha keras ekonomi ini harus kita yang menguasai keuntungan sebanyak-banyaknya harus negara yang mendapatkan manfaatnya, makanya kita bentuk Danantara," kata Prasetyo.
Politikus Partai Gerindra ini menyebutkan, kebijakan ekspor satu pintu yang diambil pemerintah belakangan ini juga merupakan upaya untuk meningkatkan pemasukan keuangan bagi negara.
"Makanya kita mengeluarkan aturan mengenai ekspor satu pintu. Itu adalah upaya untuk mengurangi apa yang selama ini praktik-praktik under invoicing, under reporting tidak melaporkan sesuai dengan volume yang seharusnya, tidak melaporkan sesuai harga yang seharusnya, ada juga istilah transfer pricing menjual ke perusahaannya sendiri di luar negeri," kata dia.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan, tentara dan polisi perlu digaji secara layak agar tidak ada lagi anggota TNI-Polri yang memeras rakyat.
Selain polisi dan tentara, Prabowo menekankan pegawai negeri juga butuh gaji yang layak agar tidak korupsi.
"Guru-guru butuh gaji yang baik, dokter-dokter, perawat-perawat butuh gaji yang baik, tentara dan polisi butuh gaji yang baik supaya mereka tidak memeras dari rakyat. Pegawai negeri butuh gaji yang baik supaya mereka tidak korupsi," ujar Prabowo dalam puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026).
Sebelumnya: Prabowo Sebut PT DSI Sudah Kelola Devisa Lebih dari 10,5 Miliar Dollar AS
Selanjutnya: KPK Buka Penyidikan Baru Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong
Mungkin Anda suka
- Brimob Polda Metro Tangkap 3 Pelaku Begal dan 3 Orang Bawa Narkoba di Jakut
- NIB Wajib bagi Pedagang E-commerce, Kemendag Tegaskan Tak Otomatis Kena Pajak
- Pria Tewas Tertembak di Hotel Mewah Jaksel Diduga Bunuh Diri
- Sekolah Polwan Buka Pendidikan Angkatan 59, Diikuti 709 Siswa
- Batang Jadi Lokasi Akad Massal 62.000 KPR FLPP, Prabowo Bakal Hadir
- Bogor Diguyur Hujan Deras Setelah Berhari-hari Kering, Warga Senang
- Cerita Dokter Obati Kambing hingga Iguana di Mobil Klinik Keliling
- Dikecam Sana-sini, Hotman Paris 2 Kali Minta Maaf Usai Konpers Kasus Febrie
- Lansia Dijambret di CFD Rasuna Said, Pelaku Bercelurit Ditangkap, 1 Lainnya Kabur